18 Agustus 2008

Apa itu Filsafat?

Wah, belum apa-apa kok kita dah disuguhin pertanyaan yang berat. ;-) Anda sanggup menjawab pertanyaan ini? Kalau iya, silahkan posting dalam komentar di bawah ini. 

Kalau tidak, mari kita coba untuk menjawabnya bersama-sama. Kalau kita menilik sejarahnya, kata filsafat ini berasal dari bahasa Yunani, Philosophia. Terdiri dari dua bentukan kata, philos dan sophos atau philein dan sophia. Philos dapat bermakna "sahabat" atau "teman", sedangkan sophos berarti "kearifan". Sementara itu, philein tidak lain daripada "mencintai" dan sophia adalah "kebijaksanaan". 

Dengan pemahaman serupa ini, paling tidak sudah ada sedikit pemahaman akan pengertian pertama dari filsafat. Namun demikian, kenapa ini disebut pengertian pertama? Ya, ini memang pengertian pertama. Sebab, kalau kita sudah membuka kamus atau buku filsafat yang seabreg-abreg itu, pengertian filsafat akan sesuai dengan pengertian penulisnya. Beberapa penulis mungkin akan mencapai kata sepakat tentang pengertian ini, sedangkan banyak yang lainnya malah berdebat seumur hidup tentang apa itu filsafat. (Daripada berdebat seumur hidup dan akan membuat kita capek, mendingan kita pahami sedikit-sedikit aja ya? Hehe...) 

Walaupun begitu, kita juga dapat memahami apa itu filsafat dengan cara sederhana. Misalnya, kita dapat mendefinisikan filsafat sebagai "sejarah pemikiran". Ini karena kalau kita membaca teks-teks filsafat yang utama, maka kita akan dihadapkan pada rangkaian pemikiran yang dimulai dari semenjak masa Yunani Kuno hingga masa sekarang ini. Namun, orang boleh saja mengatakan bahwa awal mula filsafat berkembang semenjak masa India Kuno ataupun Cina Kuno. Ini bisa dibuktikan secara historis, walaupun lagi-lagi muncul suatu perdebatan karenanya. (Lho,kok debat lagi ya? Memang, ini kan kerjaan sebagian besar filsuf! Kalau ga debat, mereka akan kehilangan mata pencaharian tuh! ;-) ) 

Contoh lain, kita dapat membuat definisi yang baru bahwa filsafat itu adalah "cara untuk memahami sesuatu", atau bahasa kerennya adalah "a method to understanding". Alasan ketika memilih pengertian ini adalah karena pada saat kita belajar filsafat, kita dituntut untuk memamahami apa pun. Baik pemahaman tentang sesuatu yang sudah ada maupun pemahaman akan sesuatu yang mungkin dapat kita pikirkan. Jadi, saking luasnya materi pemahaman filsafat, orang dapat saja tersesat ketika mencoba untuk memahami filsafat. Bahwa ada yang mengatakan filsafat itu sesat atau menyesatkan, itu karena memang beliau ini khawatir kalau kita-kita sebagai pemula pembelajar filsafat akan bingung dan akhirnya mengalami "elol" hingga masuk rumah sakit jiwa. (Apa betul nih? Kok bikin takut aja! Hik hik... Ga usah takut, kita kan cuma akan sedikit memahami filsafat. Jadi, paling cuma agak puyeng-puyeng gitu. Saya jamin kok! ;-) ) 

Nah, karena ada kemungkinan yang belum mungkin terjadi itu, maka belajar filsafat dengan cara yang mudah itu memang dibutuhkan. Ini juga diupayakan karena banyak orang salah memahami filsafat. Sebab, seringkali orang yang bertanya pada saya tentang apa itu filsafat sudah memiliki asumsi negatif. Baik karena mereka tidak tahu atau karena mereka menganggap remeh masalah-masalah filsafat. Bagi mereka, orang yang berfilsafat (filsuf) hanya membuang-buang waktu saja dan melakukan pekerjaan sia-sia. Oleh karena itu, mari kita belajar filsafat terlebih dahulu sebelum kita mencapnya sebagai sesat atau kesia-siaan. Kan, orang juga ga boleh berpikiran negatif tentang orang lain. Mungkin ini aja dulu pengantar dari saya tentang apa itu filsafat. Sampai ketemu lagi!

27 komentar:

heruyaheru mengatakan...

halo im,blognya bagus!

annelis mengatakan...

wah mas aim, kalo kita tersesat dalam filsafat bisa pulang enggak ya? atu jangan2 no direction home gitu?

4im mengatakan...

Wah, makasih buat komentarnya. buat mas heru, mbok yang keren bikin komentarnya. ;-)
Aduuh, si man ini tanya kok yang aneh2 gtu. itu kn mslhnya mas tafid tuh. dia sering blg "tersesat di jln yg benar".
Ttg direction on philosophy, ntar deh ak jlsn. jgn skg y? ntar ksian yg laen kjauhn. mnding bc dl postingku yg bru. ok?

Overloaded mengatakan...

jadi inget masa lalu....hehee

fahmiblogstyle mengatakan...

good mas, jadi pengen belajr banyak tentang filsafat,

4im mengatakan...

Overloaded, inget masa lalu? kira-kira apa ya? ^_^
fahmi, thanks. mudah2an bermanfaat untuk anda.

HEMMADEKASI mengatakan...

mas aim yg terhormat, klo bisa diberikan referensi, buku-buku yang mas aim pakai dalam penulisan blog ini tentang pengertian filsafat, sehingga bisa dipertanggung jawabkan secara akademis. trims sebelumx.

4im mengatakan...

> hemmadekasi: definisi yang saya tulis ini memang tidak mengutip dari buku mana pun. sebab, sudah umum diketahui bahwa secara etimologis, filsafat terdiri dari 2 bentukan kata yang saya tulis. kalo memang ada buku yang pernah saya baca tentang definisi ini, itu berasal dari bukunya Lois Katsoff, Pengantar Filsafat, dan juga diktat dari Ali Mudhofir, Asas-Asas Filsafat. di buku2 lain juga ada. jadi ini kutipan yang dibuat hampir semua penulis filsafat ketika berbicara definisi dari sudut pandang etimologis. ^_^
kalau yang lain, saya hanya memberikan contoh pendefinisian filsafat. silahkan dikoreksi dan dikonfirmasi kalau misalnya ada kutipan langsung yang saya lupa untuk menuliskan sumbernya. terima kasih atas masukannya. ^_^

Medi Bilem mengatakan...

Senang bertemu blog anda..

ini muter-muter nyari referensi soal dialektika,habis di komunitasku lagi demen pake bahasa " kok dialektikanya ga jalan ya? "padahal aku liat bukunya Hegel dah nangis, ga ngerti bahasanya yang soal ruh itu ( blm nginjak yg ke dialektika padahal)

maaf jadi ngelantur, mo minta ijin mas, klo copi paste tulisan anda buat jadi materi diskusi di komunitas kami boleh ga?

kami punya perpustakaan bersama and untuk bln ini agenda diskusinya bertema Filsafat Dasar

so,ketemu tulisan2 anda kupikir akan mudah belajar filsafat buat kami yg pada mengharukan pendidikan akademisnya...

salam

Kerja Cerdas mengatakan...

Pak guru filsafat yang baik,,boleh copas g ni buat catatan di FB

parma mengatakan...

Mas Aim, kalau kita perhatikan dari semua pola tingkah laku manusia, semua ada unsur filsafatnya lho... tergantung dari sudut mana kita berjalan. itulah kebaikan dari filsafat jika ilmu sudah tidak bisa mencarikan alternatif dalam sebuah masalah he...he...jadi berfilsafat ada asiknya lho...krena filsafat adalah induk dari ilmu pengetahuan

Naib D Parvez mengatakan...

wahh... seru ya kang.. tetep semangat postingnya..

Kurnia Melinda mengatakan...

K. Melinda : Terimksh untuk mas 4im, Aku ingin sekali belajar tentang Filsafat, bantu aku dalam mempelajarinya'ya... ;)

Qizary Numbay mengatakan...

mas Aim, bagus sekali artikelnya, sangat mudah di pahami, kalau boleh aku copy artikelnya untuk bahan belajar dan juga bahan postingan di blog sya

4im mengatakan...

> medi bilem, kerja cerdas, qizary numbay: silahkan blog saya dikopi untuk kebutuhan studi Anda semua. ga ada hak ciptanya ko ^_^
> naib d parvez: iy, semoga tetep semangat ^_^
> kurnia melinda: insyaAllah akan saya bantu ^_^

Tika Safitri binti Sutomo || Ukhtika mengatakan...

wah blog ini sgt membantu saya dalam memahami dunia Filsafat yg kebetulan ada materi di perkuliahan saya. Trmksh penulis ! :D mmg sih byk org yg menmganggap mahasiswa jurusan filsafat itu adalah orang'gila. tp sbnrnya tidak :D

Drs. Sudadi, M. Hum. mengatakan...

Wah tulisan saudara tentang pengertian filsafat memang sudah bagus, tapi menurut saya itu akan menakutkan bagi orang yang awam akan pengetian filsafat. Kalau di pahami secara substansial, sebenarnya setiap manusia yang "normal" ini ada tanda petik ya sebab ada yang tidak/ kurang normal, manusia mau tidak mau harus berfilsafat, sebab berfilsafat ini pada hakekatnya kan untuk setidak tidaknya sebagai jalan keluar persoalan hidupnya. Jadi, karena hakekatnya manusia itu berfilsafat, maka filsafat artinya dalam bahasa Jawa: otak-atik matuk (digabung, dirangkum, dari berbagai arah yang hasilnya enak dirasa, enak didengar, dan enak untuk apa saja), itulah pengertian filsafat.

muklis mengatakan...

mas Aim,mo nanya nih
klo filsafat yan ngebahas apa2 yang mungkin kita pikirkan itu gimana ya??
kog saya jadi bingung,maklum,,baru belajar,hehe

muklis mengatakan...

mas Aim,mo nanya nih
klo filsafat yan ngebahas apa2 yang mungkin kita pikirkan itu gimana ya??
kog saya jadi bingung,maklum,,baru belajar,hehe

haftan mengatakan...

wah keren ni :)
tapi admin orang banyak yang bilang kalo filsafat itu diharamkan oleh para ulama

ekodianwahyudi mengatakan...

baru kali ini saya membaca postingan tentang filsafat yang seru gak kayak biasanya

kira-kira giman nya agar tulisan saya itu menarik seperti tulisan sampean

ekodianwahyudi mengatakan...

tulisan anda sangt seru dan menarik untuk di baca

kira-kira bagaimana agar tullisan ssaya itu juga menarik untuk di baca

apifnet mengatakan...

melihat satu di dalam banyak, dan melihat banyak di dalam satu.

محمد سياريف هداية الله mengatakan...


PENGERTIAN FILSAFAT

Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mcngenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan

arjun fatah mengatakan...

filsafat itu pemikiran/buah ideas dari hasil karya seseorang, baik dalam lingkup kecil dan luas terhadap suatu hal.

arjun fatah mengatakan...

filsafat itu pemikiran/buah idea dari seseorang terhadap suatu hal dengan konsepsinya. dan pembuktiannya

Rian N Herdian mengatakan...

Maaf minn, ane OOT nih ..

sekedar memiliki permintaan , melihat dari sisi tampilan akan sayang nya teori filsafat yang di curahkan ..

Menurut ane nih minn , kalo bisa tampilan website belajar-filsafat.com ini mempunyai background dark dengan warna text yang nyaman seperti abu / putih, agar si pembaca yang ingin memahami betul apa itu filsafat seperti (saya) akan merasa nyaman dalam mempelajari melalui teori berupa text di dalam website ini ..

semoga feedback yang saya berikan bermanfaat .. terima kasih karena telah berbagi teori tentang filsafat kepada kami ..

salam , Rian Nurherdian